| By sandy permana,
on Tuesday, 26 May 2009
|
Views : 1947  |
Published in : News, Jaringan |
Malam Renungan AIDS, yang diselenggarakan serempak di seluruh belahan dunia yang diadakan di pertengahan mei, salah satunya diselenggarakan di Kawasan Wisata Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Malam renungan yang diselenggarakan di Toba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari pelatihan manulis advokasi bagi perempuan yang bergerak di bidang HIV/AIDS. Momen malam renungan ini dijadikan penutup dari rangkaian kegiatan acara, sekaligus mengingatkan kembali tujuan dari rangkaian kegiatan pelatihan ini dan juga tujuan dari diadakannya malam renungan ini.
Malam renungan ini sendiri diadakan oleh para perempuan peserta pelatihan yang berjumlah 22 orang yang berasal dari 12 propinsi dari seluruh Indonesia. Malam renungan tahun ini yang bertema “Together We Are the Solution” dikemas dengan sederhana namun cukup khidmat. Seluruh orang yang terlibat dan ikut dalam kegiatan ini terbawa suasana khusuk yang tercipta pada saat menyalakan lilin yang kemudian di lanjutkan dengan doa bersama. Beberapa peserta tampak tidak bisa menahan air mata haru. Kemudian setiap orang diminta menuliskan nama teman, sahabat, atau saudara mereka yang telah meninggal akibat HIV/AIDS pada kertas berbentuk bintang yang telah disiapkan, untuk kemudian menempelkannya ke tembok, untuk mengingatkan kita kembali, bahwa masih banyak persoalan yang belum terselesaikan dalam penanganan epidemi HIV/AIDS di Indonesia. Fachnita Fachruddin, Anggota Dewan Nasional Jangkar, dalam kesempatan ini menyampaikan dan mengingatkan seluruh yang terlibat dalam kegiatan MRAN di Toba ini untuk bersama-sama melupakan kesibukan masing-masing dan bersama-sama melakukan perenungan mengenai epidemic HIV/AIDS ini. Semua orang yang ikut juga diminta untuk bisa bersumbangsih dalam penanggulangan HIV melalui cara mereka masing-masing dan mengingatkan semua agar tetap bersinergi, karena bersama kita adalah solusi. –sandy- Last update : Tuesday, 26 May 2009
|
|
|