|
FIRMAN SUCI ANANDA WASPADA ONLINE MEDAN - Ternyata ARV (Anti Retroviral) bukan jalan satu-satunya media untuk pengobatan penderita HIV/AIDS yang baru-baru ini diterapkan oleh pemerintah. Masih ada alternatif lain yang mampu mengobati dan melakukan pengobatan kepada penderita penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.. Totok darah, salah satu media pengobatan yang dikembangkan oleh CHS (Center for Health Service) Medan dan Padepokan Walet Puti' Malang telah membuahkan hasil yang cukup mengesankan. Dika, remaja 21 tahun yang tinggal di Malang, yang merupakan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) selama 3 (tiga) tahun sejak tahun 2006 itu ternyata berhasil mengubah status penyakitnya menjadi HIV positif dengan mengikuti terapi pengobatan yang dikembangkan oleh CHS dan Padepokan Walet Puti'. "Awalnya, Dika menggunakan ARV sebagai media pengobatannya. Namun, keluarga Dika sendiri pasrah terhadap kondisi anaknya dan akhirnya menyerahkan kepada CHS untuk dilakukan pengobatan terhadap anaknya, terserah bagaimana caranya." Direktur CHS (Center for Health Service) Medan, Zulaini tadi siang. Faktanya, kondisi Dika menunjukkan perubahan yang signifikan, ditandai dengan naiknya berat badan tubuh Dika sebanyak 8 kilogram. "Saya juga kaget. Tidak menyangka saja apa yang kami lakukan ini ternyata membuahkan hasil positif bagi Dika. Padahal, kami hanya melakukan teknik totok darah dan memberikan ramuan yang harus diminum secara rutin oleh penderita." ujarnya. Zulaini juga menambahkan, metode yang kami gunakan sebenarnya hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah melalui ARV-nya. Namun, kami mencoba juga mengubah pola hidup lama penderita menjadi pola hidup yang baru yang memang sangat menyakitkan jika diterapkan kepada si penderita. "Bentuknya adalah rehabilitasi, tetapi kami masih memberikan kesempatan kepada pasien untuk melakukan aktivitas sebagaimana yang biasa dilakukan. Hanya saja, kami menerapkan pola disiplin waktu kepada pasien," terangnya. Kedisiplinan pasienlah yang diutamakan dalam pengobatan yang dilakukan oleh CHS dan Padepokan Walet Puti' kepada penderita HIV/AIDS ini. (dat04/wol-mdn) Link: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=88187&Itemid=27
|