Image

Fight Back, Fight Aids

Fight Back, Fight AIDS

Selamat Datang di website Jangkar. 

 

Image

Anda bisa mengirimkan tulisan/ artikel apa saja mengenai website ini, informasi mengenai harm reduction dan HIV/AIDS  di Indonesia, juga opini anda. Tulisan/ artikel tidak boleh mengandung unsur SARA, ejekan, termasuk kata-kata yang tidak sopan. Anda dapat mengirimkan tulisan/ artikel ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it . Anda dapat mengakses semua informasi yang terdapat di website ini dengan mendaftar sebagai angota, silahkan register dengan mengklik tulisan register yang tersedia di form login.

 

 

 
Image

Form Login

Online User


Image

Bentang Alam

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday72
mod_vvisit_counterYesterday218
mod_vvisit_counterThis week482
mod_vvisit_counterThis month1479
mod_vvisit_counterAll176078
Home arrow News arrow Bawah Tanah arrow Penyalahgunaan Subutex Marak di Kalangan Pecandu
Penyalahgunaan Subutex Marak di Kalangan Pecandu PDF Print E-mail

By sandy permana, on Thursday, 17 April 2008

Views : 5172    

Published in : News, Bawah Tanah


Malang - Kepolisian tak memberi ampun bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. Mereka terus menjaring siapa saja yang kedapatan memiliki maupun mengedarkan narkoba. Pelariannya, pengguna narkoba mencari obat-obatan yang dijual bebas yang bisa memberikan efek mirip narkoba.

Salah satunya denganpemakaian subutex yang diyakini bisa memberikan efek seperti heroin/putaw. Caranya, subutex yang seharusnya dihisap dengan diletakkan di bawah lidah itu, dihancurkan menjadi bubuk/puyer. Kemudian bubuk itu dicampur dengan air dan disuntikkan ke urat nadi.

Seperti disampaikan Yudhi dari tim fasilitator penyuluh BNK Malang, banyak orang menyalahgunakan subutex karena obat ini bisa memberikan efek seperti halusinasi, hepatitis, konstipasi, sakit kepala, insomnia, asthenia, mengantuk, mual dan muntah. "Dalam dunia medis Indonesia,

Subutex adalah obat yang termasuk dalam kategori obat keras gol.G sehingga obat ini hanya bisa didapat dengan memakai resep dokter," ujar Yudhi. Obat ini berbentuk tablet sublingual 8 mg x 7 dengan harga jual cukup mahal, yaitu Rp 477.980 per kemasan. 

Selama ini subutex digunakan sebagai obat terapi substitusi heroin/putaw karena obat ini dari bahan sintetis yang mempunyai sifat seperti atau menyerupai heroin/putaw. "Kenyataan yang ada di jalanan Indonesia maupun dunia, subutex sudah banyak disalahgunakan untuk menghindari hukum," ujar Yudhi. (Sumber: www.surya.co.id /®MDBO¯st26_)


Last update : Thursday, 17 April 2008

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (1 vote)

 

Display 1 of 1 comments

pengguna adalah korban

By: sinyo (Registered) on 21-05-2008 13:42

pengguna adalah korban

By: sinyo (Registered IP 125.164.209.12) on 21-05-2008 13:42

perlunya sebuah assesment ulang mengenai terapi tersebut, terdapat banyak juga pemain,tidak hanya pengguna yang menyalahgunakan namun dokter dan distributor termasuk yang mempunyai konstribusi yang sangat besar dalam penyalahgunaan ini dalam meraup keuntungan. Sangat tidak adil bagi pengguna jika selalu di salahkan, karena yang mempunyai andil besar bukan mereka akan tetapi mereka adalah korban dari kapitalis dokter dan di distibutor. 
maka dari itu perlunya di tegakkan aturan hukum terapi subtitusi ini, tidak hanya di penggunanya saja termasuk di dokter dan distributor terkait aturan di B-pom,

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replies

Display 1 of 1 comments



Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.


mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

Lantang Suara



You must be a registered user to shout!
Get your account here!

Photo Galeri

Jangkar Photo Galeri
 

tagGlogyNat
04.09.2010 23:45:18
Advertisement